Category Archives: LAHAN tak beraturan

bentuk lahan mengerikan? salah siapa..

PERMASALAHAN :

dear pendar..

Boss….

tolong bantuan aku untuk desain pengembangan rumah type 36,

contoh yang aku buat kira2 gimana ??…

 

YOSEP desain ndiri

(elus-elus gambarnya biar tambah gede..)

 

tolong bisa disempurnakan biar lebih ok.

dan tolong dibuatkan untuk desain bentuk atap dan pandangan depannya….

makasih sebelumnya boss…

salam kenal…..

Yoseph Pribadi ( Solo )

  

SOLUSI DARI pendarchitecture studio :

salam pendar..

sebelumnya saya ingin menegaskan, saya bukan boss.. saya hanyalah seorang arsitek hebat..

sesudahnya, selamat berjumpa lagi dengan sebagian besar penggemar saya yang sudah menanti-nantikan karya besar apa lagi yang akan dianugerahkan oleh seorang arsitek besar seperti saya, kepada fakir-fakir desain seperti mereka..

it’s been a long time since the last page..

mari kita sudahi acara kangen-kangenan ini dan langsung saja kita merujuk pada pasien yang satu ini, mas yosep.

Begini mas yosep, terus terang saya sangat tertantang ketika melihat bentuk tanah anda. ini adalah bentuk tanah paling mabok yang pernah ada di muka bumi ini. bentuk tanah seperti ini akan banyak ditemui pada perumahan-perumahan kelas menengah dari masa sekitar awal 90’an. Masa-masa awal lahirnya cluster kuldesak. Para perancang kawasan saat itu tentunya tidak ada yang sehebat saya sehingga tidak memiliki solusi lain untuk mengolah tanah-tanah sudut yang terbentuk. Dan sebagai jalan pintas, dibagi dua secara diagonal. inilah hasilnya..

Ruang apa yang bisa anda tempatkan pada bagian sudut lancip di belakang itu? hanya taman tentunya. Padahal anda membayar bagian tanah itu sama harga dengan bagian tanah lain, tetapi dengan tingkat keleluasaan yang jauh dibawah. Meskipun bagi etnis tionghoa bentuk lahan mengantong itu dicari karena dipercaya akan membendung rezeki, tapi nggak gitu juga kalee..

Mas yosep, arah pengembangan seperti desain anda itu sudah sangat benar. pengembangannya membelok ke arah lahan yang persegi dan menjauh dari sudut laknat itu. tapi ada satu hal yang perlu anda perhatikan. Bahwa bentuk pengembangan seperti ini akan menimbulkan beberapa ruangan yang bersudut, pada area pertemuan antar dua lahan persegi.

Nah.. pada perkara inilah akan terlihat siapa yang hanya sekedar arsitek bagus, dan siapa arsitek hebat yang sesungguhnya.. Anda harus cermat dalam memilih ruang ruang apa yang mengizinkan bentuk ruang bersudut dan mana yang tidak boleh.

Jika melihat desain mas yosep, mas yosep memilih kamar mandi sebagai ruang yang dikorbankan. Mungkin pertimbangannya adalah karena kamar mandi digunakan dalam tempo-tempo singkat. Sehingga ruangannya juga tidak perlu terlalu sempurna. Tapi ternyata, pilihan ini adalah suatu kesalahan yang sangat fatal..

Kamar mandi itu ruangannya relatif lebih kecil.. sehingga jika bentuknya kurang bagus, akan semakin tidak efektif dan jauh dari kenyamanan. Selain itu, bentuk sudut lancip seharusnya dihindari karena akan sulit dibersihkan. Apalagi kalau sudut lancip itu terdapat pada kamar mandi.. hii..

 

 YOSEP

(elus-elus gambarnya biar tambah gede..)

 

Diatas adalah desain yang saya usulkan. Saya upayakan agar sesedikit mungkin merubah bangunan asli. Perhatikan, saya lebih memilih membentuk sudut tumpul ketimbang sudut lancip. Coba perhatikan..

Kemudian perhatikan, saya memilih ruang keluarga, ruang makan dan pantry  yang mengalami ruangan bersudut itu.. mengapa? Karena ruangan ini, apalagi karena digabungkan,  memiliki luasan yang relatif  lebih besar daripada kamar mandi. Sehingga sudut-sudut yang terbentuk secara tidak langsung akan tersamarkan.

Mungkin seperti itu.. dan coba perhatikan, sekali lagi terbuktikan, saya memang arsitek hebat!

 

salam pendar!

anda juga ingin berkonsultasi seperti Bapak Yosep?

atau sekedar ingin mendapatkan pencerahan dari seorang arsitek hebat?

kirimkan permasalahan anda ke alamat : purbanikumasafi@gmail.com

pendarchitecture online studio

Advertisements

suara gemericik air..

PERMASALAHAN :

dear pendar..

Selamat pagi Bp. Purbani saya mohon bantuannya untuk dibuatkan denah dengan spesifikasi tanah dan menghadap ke selatan serta anggaran saya yang terbatas yaitu 120 juta:

1. panjang sisi-sisi 19m
2. lebar belakang 8,25m
3. lebar depan 9,75m

(click picture to enlarge)

spesifikasi ruang yang saya butuhkan :

1. Kamar tidur Utama 1
2. Kamar tidur anak 1
3. Kamar tidur pembantu 1
4. kamar mandi 1
5. ruang tamu
6. ruang keluarga
7. ruang makan + display kecil (display yang saya maksud mungkin di dekat meja makan bisa dibuatkan taman kecil atau batu untuk display dan sedikit suara air..)
8. dapur
9. carport
9. pintu samping

model rumah minimalis dan 1 lantai saja…

sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih

Fajar

kopimanies@mail.com

 

SOLUSI DARI pendarchitecture studio :

salam pendar..

serius pak kebutuhannya itu aja? sebagai arsitek hebat, saya perlu tantangan lebih! hehe.. display kecil saya rasa tidak dibutuhkan. Karena tanahnya sangat luas untuk memenuhi kebutuhan bapak. Saya beri bapak display besaaaaaarrr… sebagai gantinya. tentang suara air, saya yakin bukan suara ‘sanyo’ yang bapak harapkan.. atau bahkan hanya dengan membuka kran kamar mandi dan membuka pintunya, sehingga suara air kran bisa terdengar ke seantero rumah. untuk hal ini, sebenarnya saya membutuhkan data lebih mengenai apakah keluarga bapak adalah tipe yang suka beraktifitas di kamar masing-masing atau suka berkumpul. ini berkaitan dengan penempatan kolam. namun demikian, karena taman yang masih luas, bapak bisa menyesuaikan sendiri penempatannya. 

 

 (click picture to enlarge)

Saya memang arsitek hebat!

 

salam pendar!

 

anda juga ingin berkonsultasi seperti Pak Fajar?

atau sekedar ingin mendapatkan pencerahan dari seorang arsitek hebat?

kirimkan permasalahan anda ke alamat : purbanikumasafi@gmail.com

pendarchitecture online studio

rumah baru dibelakang rumah orang tua..

PERMASALAHAN :

dear pendar..

Saya bermaksud membangun rumah diatas lahan sisa dibelakang rumah orang tua. Saya lampirkan gambar denah asalnya.

 

(click picture to enlarge)

denah rumah asal

sketsa renovasi rumah asal

(click pdf link above to enlarge)

Bagian depan rumah orang tua saya itu menghadap ke utara pak. Karena posisi rumah di hook, dibagian timur rumah juga jalan, jd rencana saya rumah baru itu menghadap ke jalan di timur.Bentuk sisa tanah itu tidak simetris. Sengaja tidak saya berikan perkiraan ukuran detail, terutama area tengah kedepan dari rumah orang tua, karena area itu tidak akan dikutak-katik.

Saya sendiri punya 2 rencana.

1. Membangun rumah hanya menggunakan sisa tanah di belakang rumah yg sudah ada, benar2 terpisah dgn rumah orang tua. Rumah akan menghadap ke arah timur. Rumah dgn 2 lantai dgn keperluan ruang yaitu :
LANTAI DASAR :
a. ruang tamu
b. 1 kamar tidur
c. 1 kamar mandi
d. ruang santai / ruang keluarga
e. ruang makan jadi satu dgn dapur
f. area cuci dan jemur skaligus merupakan area bukaan taman kecil di belakang rumah
LANTAI ATAS :
a. 1 kamar tidur
b. 1 kamar mandi
c. 1 kamar tidur utama dgn kamar mandi dalam
d. ruang sholat
e. ruang keluarga
Rumah kecil itu saya harap bisa tampak lega, tetapi tetap bisa memisahkan antara area privat dan area publik.

2. Membangun rumah tumbuh di sisa tanah dibelakang rumah, 1 lantai dgn kebutuhan ruang sama seperti ruang LANTAI DASAR yg tertera diatas. Tapi sebagian dari belakang rumah orang tua dilakukan renovasi tata letak dan fungsi dari ruang2 yg sudah ada. Kemudian antara area belakang rumah orang tua dan rumah yg baru dibangun masih terkesan menyambung, dgn adanya area ruang terbuka berupa taman ( skaligus jadi area jemur ) yang digunakan 2 rumah dan sebagai penghubung. Hal ini dikarenakan sisa tanah kosong di belakang rumah orang tua, sebelumnya digunakan sebagai area jemur. Sedangkan rumah yg baru dibangun, dipersiapkan untuk ditingkat di kemudian hari. Saya juga lampirkan diatas, gambar perkiraan renovasi rumah orang tua yang saya coba kira2 sendiri. Tetapi kalo bapak ingin memberikan saran lain terhadap renovasi rumah orang tua, saya terima dengan senang hati

Kalo boleh, saya juga minta saran soal pertimbangan segi biaya dari 2 rencana saya diatas. Manakan yang lebih mudah pengerjaannya dan lebih ringan anggarannya.
Keinginan membuat rumah baru bergabung dgn rumah lama, dikarenakan lahan yg mo dibangun itu kecil, sedangkan kami bermaksud memiliki ruang untuk les private, dan itu mengambil sebagian ruang area belakang dari rumah lama.
Selain itu, juga karena rumah lama jadi tidak ada area lagi untuk jemur, karena lahan yg semula untuk jemur itulah yg akan dipakai membangun rumah baru. Jadi saya ingin ada sedikit halaman di belakang rumah baru untuk dijadikan area jemur buat kedua rumah. Area jemur itulah yg jadi penghubung rumah lama dan rumah baru.
Dengan adanya penghubung, bayangan saya di rumah baru lantai 1 nya tidak perlua ada kamar mandi, karena bisa menggunakan 2 kamar mandi yg ada di rumah lama.
Terima kasih atas perhatian dan saran2 Pak Purbani.

Bagus

 

 

TANGGAPAN pendarchitecture studio :

salam pendar..

saya sudah lihat gambar keduanya pak. kalau saya lihat, renov yang bapak rencanakan itu bukan renovasi pak. tetapi bangun ulang karena tata ruangnya sepenuhnya berubah. kalau menurut saya, lebih baik bangun rumah terpisah. masalah akan ada ruang perantara, itu pasti. karena rumah itu identitas pemilik.

perlu saya tanyakan lebih lanjut, ruang-ruang yang ada di lahan belakang itu mau digabung ke rumah baru sebagai fasilitas rumah depan, dibuang sepenuhnya atau digabung dengan rumah lama?
meskipun denah depan tidak akan dikutak-katik, saya harap tetap disertakan. Sehingga gambarannya lebih jelas. Desain tidak bisa dilakukan parsial pak. Harus tetap ada kesatuan.

Dari posting awal bapak, saya sepertinya kok lebih condong pada membangun satu lantai saja. Karena toh bagian belakang rumah orang tua anda akan dirubah. Sehingga kalau harus merubah denah awal + rumah baru dua lantai, saya rasa biayanya jadi dobel. Selain itu bagian belakang rumah orang tua anda juga tidak terlalu efektif. Masih banyak ruang-ruang yang tidak jelas peruntukannya, namun dengan ukuran yang cukup lebar. Sehingga dengan penataan ulang, saya rasa bisa lebih efektif.

Sebagai gambaran awal, mungkin rekomendasi saya akan merubah bagian belakang rumah orang tua anda, sekaligus saya sambung dengan rumah bapak.

Untuk memberikan rekomendasi itu, saya butuh ukuran tanahnya pak. Dari posting awal bapak, ukuran tanahnya tidak jelas. Masalahnya ini renovasi. Jadi saya tidak bisa bikin ukuran sendiri. Yang saya butuhkan adalah garis tanah, garis bangunan asal (sebelum renov) dan ukurannya yang selengkap mungkin.

Saya lihat bapak sudah menggunakan software gambar. Saya rasa tidak sulit untuk menyertakan garis tanah pada gambar denanhnya. Sehingga saya bisa tau perletakan bangunan terhadap tanahnya.
Kalau dari gambar pada posting awal, garis bangunan yang depan mepet sekali dengan garis tanah (sisi barat). Sedangkan pada gambar yang bapak sertakan berikutnya, ada akses bukaan (sepertinya jendela) menuju sisi itu (di ruang tamu bagian belakang). Prediksi saya, jaraknya tidak terlalu mepet.
Untuk gambar denah rumah baru bapak, saya tidak tau itu nyambung di rumah lamanya bagian mana. Apakah dinding belakang dapur itu sejajar dengan dinding kamar mandi rumah lama hasil renov atau bagaimana.
Gambarnya disambung saja pak. tidak terlalu jelas kalau gambarnya terpotong-potong seperti itu.

 

JAWABAN :

Sebelumnya, terima kasih atas tanggapan bapak. Pak Purbani, saya kirimkan 2 gambar denah dengan penjelasannya.

      

(click picture to enlarge)

1. denah asal.jpg : Gambar denah rumah asal, beserta ukuran tanah. Rumah menghadap ke jalan sebelah utara, sebelah timur rumah adalah jalan, sebelah barat adalah rumah tetangga ( masih saudara ) tetapi tidak ada tembok pembatas antar rumah, itu sebabnya digambar yg pernah saya kirim, memang di bagian ruang tamu sebelah barat ada jendela, tetapi sebenarnya garis tanah sebelah barat sangat mepet dengan bangunan. Sebelah selatan sisa tanah juga rumah tetangga ( masih saudara ) dan juga tidak ada tembok pembatas antar rumah.

2. denah.jpg : Gambar denah rumah asal yang sudah di renovasi bagian belakangnya ( ukuran2 yg saya buat, hanya untuk area2 yang direnovasi saja ), sekalian saya coba gabung dgn gambar rumah baru yg dibangun di lahan sebelah selatan rumah asal. Kurang lebih posisinya seperti itu Pak, karena lahannya memang miring.

3. lantai dasar.jpg, lantai 2.jpg : Gambar perkiraan lantai dasar rumah baru yg akan dibuat, sebagaimana saya kirimkan sebelumnya.

Mudah2an cukup jelas buat bapak. Sekali lagi pak, gambar2 yg saya coba buat khususnya untuk renovasi rumah asal, dan gambar rumah baru, tidak pasti harus seperti itu. Yang penting, kebutuhan ruang yg saya inginkan adalah :
a. ruang tamu
b. ruang santai / keluarga
c. ruang les private
d. kamar mandi ( jumlah tergantung alternatif pambangunan yg dilakukan, rumah baru 2 lantai atau rumah tumbuh baru 1 lantai )
e. kamar tidur ( jumlah tergantung alternatif pambangunan yg dilakukan, rumah baru 2 lantai atau rumah tumbuh baru 1 lantai )
d. dapur + ruang makan
e. ruang cuci + area jemur ( bisa dipakai oleh 2 rumah )

Sekian Pak, mohon maaf kalo gambar yg saya kirimkan kurang jelas.

Terima kasih

Bagus

 

 

SOLUSI DARI pendarchitecture studio :

salam pendar..

baik pak Bagus, saya sudah melihat permasalahannya dengan cukup lengkap. Diawal saya sudah memberi gambaran kepada bapak untuk membangun satu lantai saja, tentunya dengan renovasi rumah orang tua anda bagian belakangnya. Untuk bagian depan, saya tidak kutak-katik. Saya merubah bagian yang pada contoh desain anda sebelumnya sudah ada niat anda rubah.

 

 (click picture to enlarge)

Dengan desain diatas, saya rasa antara rumah lama dan rumah baru sudah menyatu. Kebutuhan juga terpenuhi. Kesatuan antara yang lama dan yang baru ini penting. Karena bagi saya, ada perbedaan yang jelas antara yang baru dan yang lama, menunjukkan adanya ketidakharmonisan. Sesuatu yang sepatutnya kita hindari dalam kehidupan berkeluarga.

Selamat merenovasi. Saya memang arsitek hebat!

 

salam pendar!

 

anda juga ingin berkonsultasi seperti bapak Bagus?

atau sekedar ingin mendapatkan pencerahan dari seorang arsitek hebat?

kirimkan permasalahan anda ke alamat : purbanikumasafi@gmail.com

pendarchitecture online studio

 

renovasi TYPE 39 hook

PERMASALAHAN :

dear pendar..

saya ada rumah tipe 39 / 126, posisi hook. ini denah awal dan tampilan bangunannya :

(click picture to enlarge)

Saya juga sudah coba-coba bikin denah rekaan saya sendiri, tapi tidak tau apa udah sesuai dengan prinsip arsitektur yg baik dan sesuai dengan budget 50 juta.

 (click picture to enlarge)

list renov :
+ tambah ruang makan yg jadi satu sama dapur kira2 4×4.
+ buat fondasi sekeliling rumah utk bikin pagar yg dominan tembok.
+ buat 1 km mandi pembantu 1x2m
+ pemindahan kamar utama ke ruang tamu sekarang atau kamar utama dijadikan lebih besar dari yg ada skarang
+ pemindahan km mandi ukuran 1,5x2m
+ buat teras samping
+ ganti atap pake baja ringan
+ perbaiki tembok2 yg sudah retak2 rambut dan ngompol
+ ganti kusen2

bayangan saya, ada km. makan yg jadi satu dg dapur bersih, 4×4 cukup,
lalu ada kamar tidur utama yg minimal 3×4.
ada teras samping didepan km makan.
dan dari dapur/km. makan bisa ada view ke ruang keluarga/ruang TV

oh iya, ruang tamu sekarang ruangannya lumayan tinggi, mungkin bisa kalau dibagi 2 lantai dan dibuat 1 kamar diatasnya. Selain itu, mungkin budget 50 juta terlalu kecil, saya harap bantuan bapak agar renovasi bisa mendekati, tapi tetap sesuai budget.

terima kasih, salam,
Ian Veerdee

 

 

SOLUSI DARI pendarchitecture studio :

salam pendar..

pak, kalau denah rekaan bapak itu namanya bukan renovasi, tapi bangun baru. Dan 50 juta sangat-sangat tidak cukup untuk itu. saya tidak ingin mengomentari denah rekaan tersebut karena akan sangat banyak kesalahan dan tidak ada yang perlu dipertahankan.

Lalu tentang ruang tamu ketinggiannya cukup dibagi dua lantai, maksudnya bagaimana pak? Proses membuat lantai baru kan tidak cuma membutuhkan ketinggian yang cukup saja. tapi prosesnya adalah ada lantai atas dulu, baru dinding dan atap dibangun diatasnya. Kalau gambar memang bisa pak, ada ruangan tinggi, lalu dibuat garis baru yang membagi ruang itu, tetapi ketika sudah jadi bangunan, jauh lebih rumit dari itu. Saya bingung bagaimana harus menjelaskan, padahal saya arsitek hebat. Oiya, dan lagi, penambahan tangga baru hanya untuk satu kamar, adalah mahal, makan ruang dan tidak efektif.

Saya sudah coba bikin kan denah alternatif buat bapak. Menurut saya, denah saya ini lebih baik. Hehe.. silahkan bapak pertimbangkan.

 

 (click picture to enlarge)

Saya memang arsitek hebat!

 

salam pendar!

anda juga ingin berkonsultasi seperti bapak Ian?

atau sekedar ingin mendapatkan pencerahan dari seorang arsitek hebat?

kirimkan permasalahan anda ke alamat : purbanikumasafi@gmail.com

pendarchitecture online studio

eksplorasi tangga yang unik..

PERMASALAHAN :

dear pendar..

Kami berencana untuk merenovasi rumah kami (gambar terlampir) menjadi 2 lantai.

 

(click picture to enlarge)

Mohon bantuan Bapak untuk mendesain rumah kami tsb. Adapun ruangan yang kami perlukan adalah sbb :
1. Ruang tamu
2. Ruang keluarga
3. Ruang makan
4. 1 kamar tidur utama
5. 2 kamar tidur anak
6. 1 kamar tidur tamu
7. 1 kamar tidur pembantu
8. Ruang kerja
9. Dapur
10. Tempat jemur
11. Garasi

Kami menginginkan rumah tersebut bisa mendapatkan cukup cahaya dan udara. Selama ini udara dan cahaya di bagian dalam rumah kami peroleh dari ruangan di belakang kamar tidur utama yang sering kami sebut selasar, yang terbuat dari polycarbonat, dan memiliki rongga udara. Kami juga ingin taman tetap dipertahankan. Mengingat lahan yang terbatas, apakah semua ruangan tersebut bisa dipenuhi, dan kira2 berapa biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah tsb?

Terima kasih untuk bantuan Bapak.

Salam,

Pungki

SOLUSI DARI pendarchitecture studio :

salam pendar..

ketika pertama melihat denah rumah ibu, saya hampir pingsan.. (lebaaayyy…) kok ada ya tataruang seperti itu.. toiletnya yang menakjubkan.. pintunya dimana, terasnya dimana (awalnya saya sempat mengira kavling ibu adalah kavling sudut).. dan banyak lagi.

 

(click picture to enlarge)

tapi sudahlah.. saya sudah coba bikin denahnya. taman tidak berkurang. hanya berubah. tapi maaf seribu maaf, denah lama saya tidak bisa pertahankan. karena kalau mengikuti denah lama, hasilnya kurang maksimal. mengenai tangga, saya juga pindah. karena sepertinya tangga yang ada sekarang kurang memadai untuk penggunaan sehari-hari. sedikit saya mainkan, floating pada area yang miring. untuk menyiasati agar tangga tidak memakan tempat yang khusus. cukup unik.

Maaf bu kalau usulan saya seperti membangun ulang. Karena saya benar-benar tidak bisa menemukan cara terbaik untuk mengoptimalkan denah ibu. padahal saya adalah arsitek hebat.. jadi silahkan dijadikan pertimbangan saja. silahkan ibu fikirkan ulang, apakah ibu akan menggunakan denah saya dengan konsekwensi biaya, atau melanjutkan denah ibu dengan konsekwensi kenyamanan berkediaman yang akan sulit didapat.

** konfirmasi terakhir, ibu pungki memutuskan untuk membangun sesuai usulan saya dengan cara bertahap. Saya memang arsitek hebat!

 

salam pendar!

 

anda juga ingin berkonsultasi seperti ibu Pungki?

atau sekedar ingin mendapatkan pencerahan dari seorang arsitek hebat?

kirimkan permasalahan anda ke alamat : purbanikumasafi@gmail.com

pendarchitecture online studio


lahan melebar.. biasa aja sih..

PERMASALAHAN :

dear pendar..

Saya mempunyai sebidang tanah luas 184 m2, namun terkendala dana yg menipis kami mohon saran untuk dibuatkan model rencana rumah yang diharapkan.
Kami menginginkan bentuk rumah model minimalis yg indah dan simple 2 lantai serta perkiraan jumlah anggaran biaya, dg kebutuhan ruang sbb :
– ruang tamu
– 3 ruang tidur
– ruang sholat
– ruang makan
– ruang keluarga
– ruang kerja
– dapur
– gudang
Demikian yg bisa saya sampaikan mohon saran dan petunjuknya, dan kami sangat mengharapkan bantuannya.
NB. : Terlampir bentuk tanah dan gbr rancangan sederhana saya.


(click picture to enlarge)

Terima kasih masukannya,
Suprijadi

 

SOLUSI DARI pendarchitecture studio :

salam pendar..

anehnya, belum ngapa-ngapain kok dananya sudah menipis.. karena belum diapa-apain, dan kebetulan saya adalah arsitek hebat, jenius pula, sayaa mau kasih alternatif saja. sehingga sampeyan punya pembanding. Saya yakin sampeyan beralih menggunakan usulan saya.. hehe..

 

 (click picture to enlarge)

Menurut saya, desain usulan saya diatas jauh lebih baik daripada desain bapak yang tidak jelas ruangan-ruangannya itu.. hehe.. setidaknya, aliran ruangnya lebih jalan. Saya memang arsitek hebat!

 

salam pendar!

 

anda juga ingin berkonsultasi seperti bapak Suprijadi?

atau sekedar ingin mendapatkan pencerahan dari seorang arsitek hebat?

kirimkan permasalahan anda ke alamat : purbanikumasafi@gmail.com

pendarchitecture online studio

yang ini, beneran rumah tumbuh..

PERMASALAHAN :

dear pendar..

Saya dan istri berencana membangun rumah di tanah kapling, dengan Lb 80 (2 Lt) dan lt (14 X 20 ). Rumah menghadap ke utara dan kami menginginkan rumah dengan ukuran kecil 80m2 dengan halaman yang luas dan dengan banyak bukaan jendela ke taman di sisi samping dan belakang.

   
(click picture to enlarge)

Krn dana yang terbatas,tahap awal rencananya kami hanya membangun rumah 2 lantai dengan luas total bangunan berkisar 80 m2. Kami sebenarnya pasangan baru yang belum punya anak, jadi kami sementara hanya merancang 1 kamar anak dahulu di lantai 2.

Dengan luas 80-90m2 (jika memungkinkan) kami dapat minta bantuan bapak merancang:
Lantai 1 :ruang tamu kecil, kamar tidur tamu, ruang keluarga, dapur dan ruang makan.
Lantai 2 :kamar tidur utama, kamar tidur anak, ruang keluarga dengan balkon dan void.
Kedepan jika ada tambahan dana mohon dibuatkan denah 1 kamar anak, kamar pembantu dan gazebo yang dapat berfungsi juga sbagai mushola.

Dilantai satu, kami ingin tetap ada ruang tamu kecil, ruang keluarga, ruang makan, kamar mandi dan kamar tidur tamu. Mengenai kamar tidur tamu, kami ingin mengetahui pandangan bapak, apakah perlu? Karena sisa tanah di halaman belakang cukup luas, kami juga berharap bukaan jendela kaca cukup banyak dan lebar. Rencana kedepan tetap ada keinginan pengembangan untuk service area dan kamar pembantu tentu saja

Pada mulanya kami mendesain rumah 2 lantai tanpa void (tingkat full) tapi dengan khawatir nantinya malah berkesan sumpek karena luas bangun masing-masing lantai tidak begitu besar hanya berkisar 40 m2 maka memutuskan untuk memberikan area terbuka (void), ditambahkan dgn 2 kmr tidur, kmr mandi, mushola dan ruang keluarga kecil.

keputusan membangun 2 lantai (padahal dana terbatas) lebih dikarenakan “keharusan” mengikuti bangunan disekitar cluster yang semuanya 2 lantai.

Kami mohon masukan dan revisi dari bapak Purbani dari denah yg kami buat (mohon maklum masih amatir) dilihat dari segi layout interior, lalulintas orang dan sirkulasi udara serta cahaya yang masuk ke ruangan, dan untuk ruang pembantu akan dibangun menyusul kemudian kearah belakang.

Oiya, dan view juga. Di bagian depan kami mendapatkan view yang cukup bagus ( taman dan swimming pool) karena area ini cukup luas/terbuka, maka sirkulasi udara dari arah depan juga cukup baik. Dengan luas bangunan hanya 80 m2, dikedepannya kami berencana dihalaman belakang/depan akan dilengkapi kolam ikan serta gazebo. Mohon masukan dari bapak untuk peletakan posisinya.

Dilihat dari jumlah unitnya memang tidak terlalu banyak, tapi konsep cluster ini juga tetap mempertahankan pohon-pohon rindang yang telah ada, seperti masih ditemui pohon kedondong, kecapi, coklat, beberapa pohon durian dan rambutan, mangga, belimbing, dan pohon besar seperti melinjo, asam maupun mahoni serta yang lainnya. Selain itu juga apakah denah ini dapat dikembangkan menjadi rumah tumbuh dikedepannya?

Terimakasih banyak atas perhatian dan masukan dari bapak.

regards,

Yudi dan Dewi.

 

SOLUSI DARI pendarchitecture studio :

salam pendar..

Sebelumnya saya mohon maaf, Untuk rumah dengan lingkungan dan view sebaik yang bapak ceritakan, maka denah yang telah bapak buat itu, bagi saya kurang dapat memaksimalkan keindahan tersebut.

Saya akan lebih memilih untuk menenpatkan ruang-ruang aktifitas (ruang keluarga, dsb) pada sisi yang berbatasan dengan keindahan tersebut. tentunya tergantung dengan karakteristik keluarga bapak, apakah suka berkumpul (menonton televisi bersama, dsb), atau lebih suka beraktifitas secara pribadi di dalam kamar masing-masing (dan sepertinya karakteristik keluarga bapak adalah yang kedua, karena semua kamar memiliki akses view yang sangat maksimal). Atau bapak belum mempertimbangkan hal ini? (pada jawaban si bapak, diketahui kalau memang tidak diperhitungkan)

Hal ini kemudian berkaitan dengan potensi rumah tumbuh. Pada dasaranya, rumah tumbuh itu tergantung pada ketersediaan akses pada ruang-ruang yang akan tumbuh selanjutnya. Tentunya area taman adalah kemungkinan termudah untuk dialihfungsikan sebagai lokasi pertumbuhan ruang tersebut. dan logis, bahwa area aktifitas adalah akses menuju ruang yang tumbuh kemudian itu. sehingga untuk menjadi rumah tumbuh, maka ruang aktifitas harus berbatasan langsung dengan taman.

Mengenai kamar mandi, harap diperhatikan bahwa kamar mandi di lantai atas, berada tepat diatas ruang makan di lantai bawah. Menurut saya, ini kurang baik. Membayangkan bahwa saya makan, sedangkan diatas saya, mungkin saja sedang ada yang buang air. Selain itu kamar mandi adalah ruang yang bersifat padat utilitas. Sehingga akan lebih baik jika dikumpulkan. Di lantai bawah kamar mandi, maka tepat di lantai atasnya juga kamar mandi. Mungkin seperti itu akan lebih baik.

Mengenai ruang keluarga di lantai bawah. Dalam bayangan saya, kemungkinan utama perletakan area servis nantinya adalah di belakang ruang keluarga tersebut. karena posisi pintu samping terdapat dalam satu garis pada area itu. sehingga akan lebih baik jika dapurlah yang berada disitu.
Sedangkan posisi dapur pada denah bapak itu, bagi saya terlalu privilege. Berada pada sudut paling potensial untuk mendapat view. Tentunya ruang keluarga akan lebih tepat berada disitu.

Berhubungan dengan hal tersebut, maka dilantai atas juga perlu ditukar perletakan antara kamar tidur 3 dengan void. Void bapak saat ini, menurut saya tidak akan berfungsi efektif. Bisa dicoba untuk menyatukan antara tangga dan void.

Keputusan bapak untuk membangun dua lantai, bukanlah sebuah keputusan yang biasa. bahkan mencengangkan karena ada kata “keharusan”. Saya tercengang. Wow! Sedemikian kuat lingkungan mempengaruhi keputusan seseorang. Bahkan mengijinkan dirinya untuk ‘diharuskan’, pada sesuatu yang seharusnya menjadi ranah pribadi keluarga. apalagi tanahnya di ujung.. sbenernya bisa lebih bebas..

Dalam pemahaman saya, biasanya developer besar memang berlaku seperti itu. memaksakan pakem-pakem tertentu untuk diikuti pemilik lahan, dengan maksud untuk menciptakan citra lingkungan. Dan biasanya sedikit alot karena pemilik lahan memiliki keinginan lain. nah si bapak ini malah berfikir sebagai developer terhadap dirinya sendiri. Saya jadi curiga si bapak kerasukan jin developer.. hipnotis mungkin?

hal lain, jika kebutuhan untuk rumah tumbuhnya bisa didefinisi sekarang, mungkin bisa sekalian ditata pertumbuhannya. kalau memang ada rencana area servis, biasanya akan lebih baik jika direncanakan dari sekarang. masalah mau langsung dibangun atau bertahap, itu tidak masalah. yang penting saat sekarang sudah bisa dibayangkan kontinuitasnya. biasanya area servis akan lebih baik jika diletakkan dalam satu garis dengan dapur, pintu samping dkk. Tetapi karena si bapak masih belum bisa menentukan secara pasti, sehingga tidak bisa dilakukan.

            

(click picture to enlarge)

Demikian usulan saya. mengenai rencana sekarang dan pengembangannya. mengenai penempatan gazebo mushala, bisa diletakkan tepat stu garis di belakang ruang keluarga. Mengenai kamar tidur tamu, saya kok cenderung menganggap keberadaannya sedemikian eksklusif. Mestinya tamu keluarga bisa berbaur dengan anak-anak, atau menggelar karpet di ruang keluarga. Kesannya lebih romantis. Tetapi jika bapak merasa membutuhkan, bisa ditambahkan satu ruang diatas kamar tidur utama. Kamar tidur utama naik, yang bawah untuk tamu. Saya memang arsitek hebat!

 

salam pendar!

 

anda juga ingin berkonsultasi seperti pasangan Yudi & Dewi?

atau sekedar ingin mendapatkan pencerahan dari seorang arsitek hebat?

kirimkan permasalahan anda ke alamat : purbanikumasafi@gmail.com

pendarchitecture online studio